




Tambolaka, 24 Juli 2026 — Komandan Kodaeral VII, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla., didampingi Ketua Daerah Kodaeral VII Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Rias Joni Sudianto, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Pulau Sumba yang diawali dengan kunjungan ke Kabupaten Sumba Barat Daya. Kedatangan Dankodaeral VII beserta rombongan disambut hangat oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai wujud eratnya sinergi antara TNI Angkatan Laut dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan maritim serta penguatan pertahanan wilayah.
Dalam kunjungan tersebut, Dankodaeral VII didampingi Asisten Operasi Dankodaeral VII, Kolonel Laut (P) Agung Nugroho, S.E., M.Tr.Hanla., serta Komandan Lanal Pulau Rote, Letkol Laut (P) Gigis Windu T., M.Tr.Opsla. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan membangun kolaborasi dalam mengoptimalkan potensi kemaritiman di wilayah Sumba Barat Daya.
Bupati Sumba Barat Daya menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Dankodaeral VII beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran TNI Angkatan Laut merupakan kehormatan bagi masyarakat Sumba Barat Daya sekaligus menjadi peluang untuk memperluas kerja sama dalam pengembangan sektor kelautan, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta peningkatan keamanan wilayah laut. Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi besar di bidang kelautan dan perikanan yang diharapkan dapat terus berkembang melalui sinergi dengan TNI Angkatan Laut.
Pada kesempatan tersebut, Dankodaeral VII menyampaikan bahwa Pulau Sumba memiliki nilai strategis karena berada di jalur perairan selatan Indonesia yang berbatasan dengan kawasan internasional. Oleh karena itu, TNI Angkatan Laut merencanakan pembangunan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) di wilayah Waingapu sebagai langkah memperkuat sistem pertahanan dan keamanan maritim sekaligus meningkatkan dukungan operasional TNI AL di kawasan Nusa Tenggara Timur.
Dankodaeral VII juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya atas sambutan yang hangat serta dukungan yang diberikan selama kunjungan kerja. Sinergi yang telah terjalin diharapkan terus ditingkatkan guna mendukung pembangunan daerah, memperkuat keamanan laut, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Sumba Timur dengan agenda peninjauan Museum Tenun Ikat Atma Hondu Sumba, Pos TNI AL Waingapu, lahan TNI AL di Desa Hambapraing, serta kawasan Integrated Shrimp Farming (ISF) Waingapu sebagai Proyek Strategis Nasional. Kegiatan ditutup dengan menghadiri jamuan makan malam bersama Bupati Sumba Timur sebagai bentuk penguatan hubungan antara TNI Angkatan Laut dan pemerintah daerah.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Kodaeral VII untuk terus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan maritim, memperkuat pembinaan wilayah pertahanan laut, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur.