PASAMAN BARAT | Langkah cepat dan tegas kembali ditunjukkan jajaran Polres Pasaman Barat dalam menjaga keamanan masyarakat dari ancaman aksi tawuran dan balap liar yang kerap meresahkan warga pada malam akhir pekan. Atas arahan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, personel Satreskrim diterjunkan melakukan patroli intensif ke sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Pasaman Barat, Sabtu malam hingga Minggu dini hari, (24/5/2026).
Patroli tersebut dipimpin langsung Kanit Opsnal Ipda Algino Ganaro bersama personel Satreskrim Polres Pasaman Barat. Kegiatan itu dilakukan menyusul banyaknya laporan dan keresahan masyarakat terkait dugaan maraknya aktivitas kelompok geng motor dan aksi tawuran antar pemuda yang dinilai berpotensi menimbulkan korban jiwa. Situasi itu menjadi perhatian serius pihak Kepolisian demi menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kasatreskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata menjelaskan, patroli sengaja ditingkatkan sebagai bentuk langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas yang muncul pada malam Minggu. Menurutnya, aksi tawuran tidak hanya meresahkan warga, namun juga dapat mengancam keselamatan generasi muda.
Ia mengungkapkan, informasi dari masyarakat menyebutkan beberapa lokasi di Pasaman Barat kerap dijadikan titik berkumpul kelompok pemuda yang berpotensi terlibat aksi tawuran maupun balap liar. Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa khawatir, terutama warga yang bermukim di sekitar lokasi rawan tersebut.
Berbekal laporan warga itu, personel Satreskrim langsung bergerak melakukan penyisiran ke sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan. Patroli dilakukan secara mobile dengan pendekatan humanis agar kehadiran Polisi dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya potensi keributan antar kelompok pemuda.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi Jalur 32 Jorong Kampung Cubadak Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman, kawasan Simpang Tiga Ophir Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo, hingga Jorong Sarik Nagari Koto Baru Kabupaten Pasaman Barat. Titik-titik tersebut sebelumnya dilaporkan warga sering menjadi lokasi berkumpulnya kelompok remaja pada malam akhir pekan.
Kasatreskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata menegaskan, patroli ini bukan semata-mata penindakan, namun juga bentuk kepedulian Kepolisian terhadap keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda. Polisi tidak ingin aksi tawuran berkembang menjadi tindak kriminal yang dapat merugikan banyak pihak.
Menurutnya, tawuran remaja sering kali dipicu hal sepele namun berakhir fatal. Karena itu, pihak Kepolisian memilih bergerak lebih awal untuk mencegah potensi bentrokan sebelum terjadi. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka gangguan keamanan di wilayah Pasaman Barat.
Selama pelaksanaan patroli, personel tidak menemukan adanya aksi tawuran maupun balap liar. Meski demikian, petugas mendapati sejumlah kelompok pemuda yang sedang berkumpul di beberapa titik lokasi patroli. Situasi tersebut langsung direspons dengan pendekatan persuasif dan humanis oleh personel di lapangan.
Para pemuda diberikan imbauan agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi terjadinya keributan. Petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan serta tidak mudah terpengaruh ajakan melakukan aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting agar potensi tawuran dan kenakalan remaja dapat dicegah secara bersama-sama.
Selain itu, pihak Kepolisian meminta para orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam akhir pekan. Perhatian keluarga dianggap menjadi benteng utama dalam mencegah keterlibatan remaja pada aksi tawuran maupun aktivitas negatif lainnya.
Pendekatan humanis yang dilakukan personel Polres Pasaman Barat mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran Polisi pada malam hari dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mengurangi kekhawatiran warga terhadap kemungkinan terjadinya aksi kekerasan jalanan.
Patroli rutin ini menjadi bagian dari komitmen Polres Pasaman Barat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Kepolisian memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan dan rasa nyaman bagi seluruh warga.
Langkah preventif yang dilakukan jajaran Satreskrim tersebut juga menunjukkan bahwa Polres Pasaman Barat tidak ingin menunggu jatuhnya korban sebelum bertindak. Upaya pencegahan menjadi prioritas utama demi menjaga stabilitas keamanan daerah.
Di sisi lain, patroli malam juga menjadi sarana membangun komunikasi langsung antara Polisi dan masyarakat. Dengan hadir langsung di lapangan, personel dapat menyerap berbagai informasi serta mendengar keluhan warga terkait situasi keamanan lingkungan mereka.
Kasatreskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap titik-titik rawan gangguan Kamtibmas. Patroli serupa dipastikan akan terus digelar secara berkala guna menekan peluang munculnya aksi kriminalitas maupun tawuran antar kelompok pemuda.
Kehadiran Polisi di lapangan diharapkan bukan hanya menjadi simbol penegakan hukum, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap keamanan masyarakat. Dengan sinergi antara Kepolisian dan warga, situasi aman dan damai di Pasaman Barat diyakini dapat terus terjaga.
Masyarakat pun diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan. Peran aktif warga menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Pasaman Barat.
Melalui patroli rutin dan pendekatan humanis yang terus dilakukan, Polres Pasaman Barat berharap generasi muda dapat terhindar dari pergaulan negatif serta tumbuh dalam lingkungan yang aman, tertib, dan penuh kepedulian sosial.
Catatan Redaksi: Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pelindung generasi muda dari ancaman kekerasan jalanan dan kenakalan remaja. Semangat humanis dan pencegahan dini menjadi bukti nyata Polri untuk masyarakat.
TIM RMO
